oleh

Desakan Masyarakat Copot Kepala PLN KP Pulau Makian dan Segera Tuntaskan Proyek Jalan Hotmix

-Berita, Daerah-560 views

Halsel,Malutline – Masyarakat Kecamatan Pulau Makian menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PLN KP di Desa Rabutdaiyo, Kecamatan Pulau Makian. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pemadaman listrik yang terus terjadi hampir setahun terakhir. Selain itu, masyarakat juga menuntut penyelesaian proyek jalan hotmix yang belum tuntas.

Aksi unjuk rasa ini dipelopori oleh Front Perjuangan Masyarakat Pulau Makian. Mursal Hamir, selaku koordinator aksi, menyampaikan bahwa pemadaman listrik yang terjadi hampir setiap hari sangat meresahkan warga. Masyarakat menilai alasan yang disampaikan oleh pihak PLN, seperti kehabisan BBM, keterlambatan distribusi, serta kerusakan mesin, hanya dibuat-buat untuk menghindari tanggung jawab.

Dalam aksi tersebut, massa mendesak pencopotan Kepala PLN KP Pulau Makian. Mereka juga mempertanyakan kondisi enam unit mesin yang dimiliki PLN Pulau Makian. Menurut mereka, sangat tidak masuk akal jika seluruh mesin mengalami kerusakan secara bersamaan.

Selain permasalahan listrik, masyarakat juga menyoroti proyek pembangunan jalan segmen Sangapati – Rabutdaiyo yang menggunakan APBD Kabupaten Halmahera Selatan senilai Rp7,8 miliar. Mursal Hamir mengungkapkan bahwa proyek tersebut masih menyisakan utang volume pekerjaan sepanjang lebih dari 1 km, padahal pencairan dana sudah mencapai 100% kepada PT. Delta selaku pelaksana proyek.

Aksi unjuk rasa berlangsung pada Selasa (11/2) pagi di Kantor PLN KP Pulau Makian, Desa Rabutdaiyo, Kecamatan Pulau Makian. Massa aksi juga menyampaikan tuntutan mereka kepada Pemerintah Daerah melalui Kantor Kecamatan Pulau Makian.

Masyarakat merasa kecewa dengan pelayanan PLN yang tidak maksimal dan proyek infrastruktur yang mangkrak. Mereka menuntut kejelasan serta tindakan tegas dari pihak terkait agar kehidupan masyarakat Pulau Makian tidak terus-menerus terganggu akibat persoalan ini.

Dalam aksi tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:

  1. Mendesak Kepala PLN Wilayah Maluku Utara segera mencopot Kepala KP PLN Pulau Makian.
  2. Mendesak Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Basam Kasuba, agar segera memerintahkan PT. Delta untuk menuntaskan pekerjaan jalan hotmix segmen Sangapati – Rabutdaiyo.
  3. Memberi batas waktu satu minggu kepada PT. Delta untuk melanjutkan proyek. Jika tidak ada tindak lanjut, masyarakat menuntut perusahaan tersebut segera meninggalkan Pulau Makian.
  4. Mendesak Camat Pulau Makian, Aderahmat Abd Rajak, untuk memperjelas status kepemilikan dan mekanisme pengelolaan pasar Desa Walo.
  5. Mendesak Kepala Desa Walo, Bambang M. Jen, untuk segera membongkar sekat-sekat (petak-petak) dalam area pasar dan mengembalikan fungsinya seperti semula.
  6. Jika Kepala Desa Walo tidak menindaklanjuti tuntutan tersebut, masyarakat meminta agar ia segera mengundurkan diri dari jabatannya.

Aksi ini mencerminkan ketidakpuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di Pulau Makian. Masyarakat berharap agar tuntutan mereka segera dipenuhi demi kesejahteraan bersama.

(Awaly)

Iklan Ramadhan PT CIMENDANG KONTRAKINDO
iKLAN
Iklan Bahalil Mentri ESDM RI
Iklan
Iklan
Iklan
iklan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed