oleh

Kades Toin Bersikap Preman, ancam Bunuh warga dengan parang panjang

-Berita, Daerah-563 views

LABUHA, Malutline – Akhir-akhir ini Pemberitaan miring terkait dengan Dugaan penyelewengan dan penggelapan anggaran Dana Desa (DD) dan alokasi dana Desa (DDS) oleh warga masyarakat dan lembaga pemerhati anti korupsi, yang di alamatkan kepada Kepala desa toin kecamatan Botang lomang kabupaten Halmahera Selatan Fahmi Taher yang besaran dugaan anggaranan yang di selewengkannya sejak menjabat hingga sekarang sudah mencapai miliyaran rupiah.

Selain di beritakan dan viral di berbagai media online dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang di lakukan oleh kades Toin kecamatan Botang lomang Fahmi Taher, kini yang bersangkutan kembali viral dengan perbuatan tak terpuji sebagai seorang pimpinan Desa karena dirinya Fahmi Taher saat adu mulut dengan Parto Naser salah seorang warga Toin Fahmi Taher mengancam warganya tersebut dengan menggunakan benda tajam berupa parang panjang sekitar Pukul 01:20 WIT pada malam takbiran Senin (31/03/2025)

Kejadian tersebut berawal Pada malam itu di saksikan oleh beberapa masyarakat desa toin, sekitar Pukul 01:20 WIT, beliau Kepala desa toin Fahmi Taher keluar di jalan

menggunakan parang panjang dengan teriakan memanggil” masyarakat,, dengan teriakan “mari tong baku bunuh” teriak Kades toin Fahmi Taher dengan suara yang keras” ungkap parto, Senin 31 Maret 2025, Kita bafikir itu so bukang kepala desa (Kades) saya tadi malam karena talalu baraibut kg kaluar,, dan saya pun tanggapi sebagai masyarakat itu hal yg paling fatal, so bukang kapala desa kalau tindakannya seperti itu dan itu bukan lagi seorang pemimpin tapi seorang preman,, ungkapnya

Parto naser menambahkan, Kades toin Fahmi Taher dengan tindakan Toki tiang listrik bukan hanya satu kali tapi ber ulang-ulang kali,, dan saya pun langsung tegur atas tindakan Kades tersebut “Saya Togor di dorang dengan statmen Kades ngoni seorang pemimpin tidak boleh seperti itu harus menyelesaikan masalah dengan musyawarah jangan ambil tindakan seperti itu seakan-akan sayalah pelakunya sehingga ngoni (kamu) langsung tujuannya ke saya dengan menggunakan barang tajam (parang) ungkap parto, Kalu saya secara pribadi saya sesali sikap cara dan tingkah laku dan cara bicara beliau pada malam itu karena seorang pemimpin harus memberikan yang terbaik untuk masyarakat., ujarnya.

sebagai masyarakat Saya meminta kepada pemerintah kabupaten di bawah kepemimpinan Hasan Ali Basam Kasuba dan wakil Bupati Halsel Hmi umar Muksin (Bassam-Helmi) harus pertegas dan evaluasi terhadap kepala desa toin kecamatan Botang lomang kabupaten Halmahera Selatan, karna peristiwa malam takbiran tersebut menunjukkan hal yg tidak bagus untuk di contohi dengan keadaan yg so larut malam dengan waktunya jam istirahat beliau buat onar di jalan” dengan menggunakan parang( barang tajam) atas perbuatan yang di lakukan tersebut bukan mencerminkan sebagai seorang pemimpin tapi melainkan sudah seperti preman,, pungkasnya

Ia mengatakan banya amukan kades dengan menggunakan parang panjang mengancam membunuh warga karena Menurut keterangan Kades itu awal Permasalahan papan nama kantor desa di rusaki oleh orang yang tak di kenal Pada malam itu membuat beliau Kades toin marah dan keluar dari rumahnya dari jembatan sambil pukul” tiang listrik dan berteriak memanggil masyarakat baku bunuh, dan pada malam itu beliau langsong mengarah ke saya sambil bawa benda tajam (parang),, tutupnya (red)

Iklan Ramadhan PT CIMENDANG KONTRAKINDO
iKLAN
Iklan Bahalil Mentri ESDM RI
Iklan
Iklan
Iklan
iklan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed