Halsel -malutline Com 1/4/2025– Masyarakat Desa Palamea kecamatan kasiruta barat halmahera selatan geger setelah munculnya dugaan perselingkuhan yang melibatkan Fahri A. Assagaf, kepala puskesmas (kapus). Fahri diduga memiliki hubungan terlarang dengan salah satu stafnya, yang memicu kemarahan warga serta menimbulkan desakan agar Bupati segera mencopotnya dari jabatannya.
Isu ini mulai mencuat setelah beredarnya sejumlah bukti dan kesaksian yang mengindikasikan adanya hubungan tidak wajar antara Fahri dan stafnya. Beberapa warga mengaku telah lama mencurigai adanya kedekatan antara keduanya, tetapi baru-baru ini muncul lebih banyak bukti yang memperkuat dugaan tersebut.
“Kami sebagai warga merasa kecewa dan tidak bisa tinggal diam melihat seorang pejabat yang seharusnya menjadi panutan justru melakukan hal yang tidak terpuji. Kami mendesak Bupati untuk segera mengambil tindakan tegas dengan mencopot Fahri A. Assagaf dari jabatannya,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.
Sejumlah masyarakat bahkan telah melakukan aksi protes di depan kantor pemerintahan setempat, menuntut kejelasan serta sanksi yang tegas bagi pejabat yang diduga terlibat dalam skandal ini. Mereka menilai bahwa kasus ini telah mencoreng nama baik pemerintahan daerah dan bisa menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap para pejabat.
warga, meminta Bupati halmahera selatan Hasan Ali basam kasuba segara turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini.
“Sementara itu, Fahri A. Assagaf sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan yang diarahkan kepadanya.
Kasus dugaan perselingkuhan ini tidak hanya menimbulkan gejolak di masyarakat tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas pemerintahan daerah. Sejumlah pihak menilai bahwa skandal seperti ini bisa berdampak negatif terhadap citra pemerintahan serta efektivitas kerja pejabat yang terlibat.
“Kami berharap pemerintah bisa segera menyelesaikan masalah ini agar tidak mengganggu pelayanan publik. Jika tidak ada kejelasan, dikhawatirkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin menurun,” kata seorang aktivis masyarakat.
Tak hanya itu, isu ini juga memicu perbincangan luas di media sosial, dengan banyaknya netizen yang turut mengomentari serta mengecam tindakan yang diduga dilakukan oleh Fahri. Beberapa warganet menuntut adanya transparansi dalam proses investigasi agar hasilnya bisa dipercaya oleh publik.
Skandal dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Fahri A. Assagaf telah menjadi isu panas di tengah masyarakat Desa Palamea. warga berharap Bupati segera mencopotnya .
Perkembangan selanjutnya dari kasus ini akan sangat dinantikan oleh masyarakat luas, terutama dalam melihat bagaimana pemerintah daerah menangani permasalahan ini secara transparan dan adil.(Red)
Komentar