Halsel, Malutline– Com Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kasiruta Barat Kabupaten Halmahera Selatan beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah rumah warga di Desa Marikapal terendam Air.
Informasi yang diperoleh Media ini menyebutkan, hujan deras dengan intensitas tinggi terjadi selama semalam hingga pagi mengakibatkan puluhan rumah warga terendam air. Hal itu menurut sumber disebabkan tidak adanya drainase saluran pembangunan air di Desa Marikapal.
Terlihat dalam Video yang diterima Media ini melalui sumber, genangan air setinggi lutut orang Dewasa merendam puluhan Rumah warga. Akibatnya, barang-barang yang berada di dalam Rumah seperti Lemari, Kursi, Meja, tempat tidur hingga alat elektronik lainnya milik warga tak terlepas dari genangan air.
Mirisnya, ditengah musibah yang melanda Desa Marikapal, Kades Romi safar dan sejumlah Pemerintah Desa Diduga kuat malah bersenang-senang tinggal di Labuha Ibu Kota Kabupaten tanpa memperdulikan kondisi Desa yang menjadi tanggung jawabnya itu.
” Saat ini ada bencana di desa sementara kades dengan pemerintah desa asik asik di labuha tidak tau yang meraka lakukan di sana, ” ujar sumber menerangkan bahwa kades jarang berada di Desa Marikapal. belum lama ini
Menurutnya, kejadian nahas yang menimpa masyarakat Marikapal tersebut bukan baru pertama kali. Akan tetapi kejadian serupa telah terjadi berulang-ulang. Meski begitu, kades mala diduga hanya diam dan enggan mengambil tindakan untuk mencari solusi.
” Pokonya setiap hujan itu banjir terus tapi dong (mereka) tutupi musibah tersebut. Hujan sekitar satu jam saja itu tingalam karna tarada (tidak) ada saluran air di di jalan raya. Kasiang sekali masyarakat menangis di kampung dia (kades) bersama kaur kaur asik asik di Labuha , ” katanya dengan nada prihatin.
Warga paru Bayah yang namanya tidak disebutkan itu, dikesempatan yang sama meminta Kepada Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba agar memberikan teguran keras kepada Kades Romi Safar karena Diduga abaikan pembangunan di desa marikapal bahkan yang bersangkut dinilai tidak transparan dalam penggunaan anggaran selama 5 tahun lebih dalam kepemimpinannya sehingga datang musim hujan desa selalu tergenang banjir dari luapan air hujan dan jika datang musim ombak warga di pesisir pantai mengalami rumah tergenang air laut akibat ombak.
” Kades ini sudah terlalu, kasihan masyarakat dilanda musibah tapi kades seakan-akan cuek dengan kondisi di sini, malah hanya sibuk beraktivitas di labuha tanpa alasan jelas.” Ujarnya.
” Kami warga di sini (Marikapal) minta Bapak Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba agar bisa menegur kades bila perlu yang bersangkutan kades marikapal Romy safar di copot dari jabatannya sebagai kades, karena mengabaikan musibah masyarakat. Kades juga kadang berlagak seperti raja, sehingga saran dan himbauan masyarkat tidak pernah di pedulikan. Jadi harapan kami kades ini diberikan teguran keras, patut di berhentikan karena penggunaan anggaran Dana Desa selamat 5 tahun tidak transparan dalam penggunaan” pintanya mengakhiri.
Hingga berita ini ditayangkan Kades Romi Safar dalam upaya konfirmasi guna dimintai keterangan. (Red).