Malut Line

HALSEL, www.malutline.com – Warga Kabupaten Halmahera Selatan yang beraktifitas di tambang rakyat dan para pencari nafkah di areal Desa kusubibi kecamatan Bacan Barat kabupaten Halmahera Selatan menginginkan agar Bupati yang terpilih periode 2024-2029 nanti mampu memfasilitasi pengurusan Tambang rakyat desa kusubibi yang hingga kini masih berstatus ilegal.

Keinginan para penambang ke Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Halmahera Selatan untuk memfasialitasi pengurusan ijin tambang rakyat (IPR) kusubibi dari ilegal menjadi legal agar masyarakat Halsel dalam mencari nafkah di bidang pertambangan rakyat tidak lagi di hantui dengan aturan yang sangasinya dinilai berat jika para penambang di proses hukum karena status tambang tersebut masih ilegal karena belum ada langkah keseriusan dari Pemda Halsel sejak Bahrain Kasuba almarhum Usman sidik hingga Hasan Ali Basam kasuba.

Hal ini di sampaikan Musnadin Nadir, salah seorang penambang rakyat ilegal Desa kusubibi kecamatan bacan barat kabupaten halsel kepada Malut line, Senin (2/09/24) mengatakan calon Bupati dan wakil Bupati yang di pastikan bakal dapat memfasilitasi masyarakat dalam pengurusan izin pertambangan rakyat (IPR) di desa kusubibi yakni jasri usman dan Muhlis Ja’far (Jasri-muhlis) karena jasri merupakan putra kelahiran kusubibi Bacan Barat yang tau benar apa yang di alami masyarakat Halsel yang beraktifitas di tambang rakyat yang belum memiliki izin tersebut.

Olehnya dirinya mengajak kepada warga Halmahera Selatan hususnya warga yang beraktifitas di tambang rakyat Desa kusubibi agar bersama-sama menyatukan persepsi dan pilihan untuk memenangkan jasri Usman dan Muhlis Ja’far sebagai Bupati dan wakil Bupati Halsel periode 2024-2029 karena keduanya layak nahkodai Halmahera Selatan. pintahnya. (Red)

JABAR, www.malutline.com – Bupati kabupaten Halmahera Selatan, Hasan Ali Basam kasuba bersama istrinya Rifa’at Al as,sadah mengikuti pelantikan terhadap120 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat telah resmi dilantik, Prosesi Rapat Paripurna Pelantikan Anggota DPRD Jabar 2024-2029 dilakukan di Gedung Merdeka pada Senin (2/9/2024) pagi.

Ruas jalan Asia Afrika, Braga Pendek, dan Dr Ir Sukarno ditutup untuk rangkaian acara pelantikan ini, 120 anggota tersebut secara sah telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) Peresmian Pemberhentian Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat masa jabatan 2019-2024 melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.4-3612 yang terbit tanggal 30 Agustus 2024.

“Lima tahun yang lalu tepatnya pada 2 September 2024 masih di gedung yang sama, kami akan mengakhiri tugas sekaligus melihat pelantikan Anggota DPRD 2024-2029 yang telah ditetapkan dalam 2 keputusan Menteri Dalam Negeri. Selama kepemimpinan kami, ada 38 Ranperda ditetapkan jadi Perda,” kata Ketua DPRD Jabar sebagai Pimpinan Rapat Paripurna, Taufik Hidayat.

“Selama 5 tahun kami telah meningkatkan fungsi anggaran APBD Provinsi Jabar, dalam fungsi pengawasan kami telah merapatkan RKPD. Kami juga telah menerima aduan masyarakat dalam berbagai unsur, selama lima tahun telah kami terima 269 aduan,” sambungnya

Pelantikan anggota DPRD Jabar periode 2024-2029 Ketetapan Mendagri dibacakan oleh Sekretaris DPRD Jabar, Barnas Adjidin yang juga membacakan masing-masing nama anggota DPRD Jabar sebelum disumpah jabatan.

“Memutuskan pemberhentian dengan hormat atas anggota DPRD Jabar periode 2019-2024, dan menetapkan masa kerja anggota DPRD periode 2024-2029 dimulai saat pengucapan sumpah sampai waktu jabatan tersebut berakhir,” ucapnya

Barnas juga mengumumkan penetapan Pimpinan DPRD Jabar sementara merujuk dari surat Kemendagri, Gerindra, dan PKS. Diumumkan Taufik Hidayat dari Partai Gerindra sebagai Ketua DPRD Jabar sementara dan Iwan Suryawan dari PKS sebagai Wakil Ketua DPRD Jabar sementara, yang kemudian diserahkan secara simbolis palu kepemimpinan pada keduanya.

Dari 120 Anggota DPRD Provinsi Jawa barat yang lanti itu ada nama umi dari istri bupati Halsel Hasal Ali Basam kasuba Rifa’at Al As’adah, Dr. Hj. Cucu Sugiarti, S.I.P., M.Pd di Lantik sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa barat Dapil Jabar IX. (Red)

TERNATE, www.malutline.com – Isak tangispun Pecah mewarnai pelepasan jamaah Haji Umroh  30 orang warga kota Ternate yang di lepas ole walikota yang di kenal berhati Muliah dan santun Walikota Ternate, M Tauhid Soleman saat secara resmi melepas Jamaah Umroh Pemerintah Kota Ternate 2024 yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kota Ternate. Senin 2 September 2024.

Acara pelepasan ini dihadiri oleh 30 orang calon jamaah umroh, yang di dampingi seluruh kelurahan jamah umroh yang di berangkatkan oleh pemerintah kota Ternate selain kelurga jamah haji umroh,  Sekretaris Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta jajaran Forkopimda Ternate.

Walikota Ternate menyampaikan doa dan harapan terbaik untuk seluruh jamaah. “Ini adalah momen yang sangat istimewa, di mana kita dapat memberangkatkan 30 orang saudara kita untuk melaksanakan ibadah umroh. Semoga perjalanan mereka diberkahi dan diterima sebagai amal ibadah yang sempurna. Kami juga berharap agar mereka dapat membawa pulang pengalaman spiritual yang mendalam dan membagikannya kepada masyarakat kita,” ujar Tauhid.

Dalam kesempatan tersebut, Tauhid menyerahkan uang saku kepada perwakilan jamaah sebagai tanda resmi pelepasan,  Dengan begitu, Pemerintah Kota Ternate berharap para jamaah umroh dapat melaksanakan ibadah dengan sebaik-baiknya, dan pelaksanaan ibadah berjalan maksimal.

“Saya minta doa kepada jamaah umroh utk Kota Ternate agar dijauhkan dari bala dan bencana, doakan juga saudara saudara kita di Kel.Rua yg sedang di uji oleh Allah dengan musinah Banjir Bandang. Saya juga minta, doakan Pemerintah Kota Ternate agar tetap amanah dalam menjalankan tugas tugas pelayanan masyarakat,” tutup Walikota.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Ternate M Ichsan menyampaikan, Ibadah umroh merupakan kesempatan berharga untuk memperkuat iman dan taqwa. Semoga para jamaah dapat menjalankan setiap rangkaian ibadah dengan khusyuk dan pulang dengan hati yang penuh keberkahan.

Acara pelepasan dihadiri oleh Sekretaris Daerah, pimpinan OPD dan jajaran Forkopimda Ternate, yang memberikan dukungan dan ucapan selamat kepada jamaah. Mereka turut mendoakan agar perjalanan umroh berjalan lancar dan penuh makna.

yang lebih istimewa dalam pelepasan jamah haji umroh oleh walikota Ternate tersebut salah seorang warga makayoa yang berdomisili di kota Ternate bernama om yani  jamah haji umroh yang dinilai memiliki kelainan fisik dan bekerja sebagai tukang jual (loper) koran di kota Ternate namun mendapat perhatian husus dari Pemkot Ternate dan di berikan jatah haji umroh bersama 30 orang warga kota Ternate lainnya. (Red)

HALUT, www.malutline.com – Para pekerja yang menjadi karyawan tetap pada Perusahaan Tambang emas terbesar di Maluku Utara NHM, yang terletak di kecamatan Malifut kabupaten Halmahera Utara, itu pihak perusahan NHM memiliki kewajiban memberikan biayaya pendidikan terhadap setiap karyawan dan karyawati sebanyak 3 orang anak untuk menempuh pendidikan mulia dari Sekolah Dasar (SD) hingga melanjutkan pendidikan pada perguruan tinggi .

Hal ini di akui Febrianti Din, salah seorang Mantan istri karyawan PT NHM, ketika di konfermasih Malutline.com, Selasa (3/09/2024) melalui saluran teleponnya mengatakan dirinya sangat kesal dan kecewa dengan sikap mantan suaminya, yang mengalihkan hak biaya pendidikan anak kandungnya kepada dua orang anak  sambungnya untuk mendapatkan biaya pendidikan yang menjadi hak anak dari setiap karyawan yang tercatat sebagai karyawan tetap di perusahaan tambang emas NHM tersebut.

Dengan persoalan ini Febrianti Din, ibu dua orang anak itu melalui akun facebooknya mengirimkan surat terbuka  kepada direktur utama PT. NHM Haji Robet, menceritakan dirinya dengan mantan suaminya menikah dan memiliki dua anak setelah itu mantan suaminya menikah lagi dengan seorang janda 6 anak setelah menikah suaminya langsung merubah mencabut satu orang hak anak dari dua orang anak kandungnya untuk mendapatkan biaya pendidikan dan menggantikan dengan dua orang anak yang berstatus sebagai anak sambung tersebut.

Kesal dengan sikap mantan suaminya pihaknya membuat surat terbuka kepada direktur NHM Haji robet, untuk mempertanyakan persoalan ini, pihaknya juga meminta pihak perusahan untuk memasukan anak kandung antara dia dan mantan suaminya, untuk mendapatkan biaya pendidikan dari PT. NHM bukan anak sambung dari istri kedua mantan suaminya tersebut, berikut Surat terbuka ibu anak tersebut.

Assalamualaikum wr..wb…..

Pesan singkat ini saya tujukan langsung ke pimpinan PT NHM

Disini saya ingin pertanyakan menyangkut biaya pendidikan anak yg dong p orang tua karyawan, apakah yg berhak dapa itu cuma anak kandung saja atau anak sambung lagi (anak tiri) sebab ada seorang anak kandung yg haknya dicabut dan digantikan oleh anak sambung (anak tiri), persoalan ini sudah berlangsung dua tahun tetapi saya bingung pada siapa sy mengutarakan,

“jadi hari ini sy mengambil langkah menyampaikan persoalan ini lewat media sosial (FB) dengan harapan besar saya agar persoalan ini bisa sampai ke telinga bapak pimpinan PT NHM, Supaya segera menindak lanjuti. Agar anak tersebut bisa mendapatkan haknya Kembali” Akunnya

“Mohon maaf teman” yg sudah sy tandai

Dengan tujuan agar pesan ini secepatnya sampai ke pimpinan PT NHM, Wassalamu’alaikum wr…wb….@sorotan” ucapnya sambil mengakhiri. (Red)

HALSEL, www.malutline.com – Menjelang pilkada serentak Tahun 2024 ini  masyarakat kabupaten Halmahera Selatan dihimbau agar berkampanye mensosialisasikan jagoannya dilakukan tanpa ujaran kebencian.

Advokat Ongky Nyong yang juga kepala Kantor urusan agama (KUA) mandioli selatan ini mengatakan, pemilihan umum yang selama ini dilakukan acap kali  di warnai dengan perpecahan, pemutus silaturahmi dan saling menyerang antara yang satu dengan yang lain.

Sehingga dirinya mengajak kepada semua pendukung masing-masing calon yang tergabung  dalam bingkai Sarumah yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan latar belakang yang beragam agar senantiasa menjaga  persatuan dalam keragaman pilihan.

” Ayo seluruh tim sukses dan simpatisan dimasing-masing Figur. Berkampanye lah tanpa ujaran kebencian, ciptakan lingkungan politik yang santun dan edukatif untuk masyarakat, ” ajak Ongky Nyong. Senin (2/09/2024).

Kata dia, Pilkada Halsel 2024  tidak ada tempat untuk diskriminasi.  Isu-isu SARA harus dihindari sepenuhnya dalam perdebatan politik. Jangan biarkan perbedaan dalam suku, agama, ras, atau latar belakang menghalangi kita untuk mencapai kesepakatan yang baik.

” Aktor Resolusi Konflik (ARK) Kita mendeteksi Konflik yang bersifat laten misalnya sebagai akibat dari politik identitas keagamaan, politisasi agama.

Tapi mengantisipasi itu semua juga saya juga harus selalu mengajak seluruh pihak yang punya hubungan dengan hajatan pilkada dan Pilgub serentak agar sama-sama menciptakan kondisi yang tetap santun tanpa ada ujaran kebencian, ” kata Ongky.

Dirinya mengimbau kepada seluruh tim masing-masing calon, simpatisan dan relawan agar berdiskusi dengan baik dalam mensosialisasikan calon kandidat masing-masing.

Sebab kata dia, yang harus dilakukan saat ini adalah bekerja sama untuk Halsel yang lebih baik. Dirinya mengingatkan kepada semua orang bahwa tujuan utama kita adalah membangun Halsel yang lebih baik.

” Berkampanye lah tanpa fitnah dan lain-lain. Jauhilah permusuhan, karena akhir dari hajatan politik ini adalah kita ingin punya pemimpin yang bisa mengayomi seluruh rakyat, ” Tuturnya mengakhiri. (Sam)

Muat Lagi Berita